Counter Jokowi Anti Islam, Koalisi Nasional Relawan Muslim Jokowi Dideklarasikan

Jakarta – Bersamaan dengan kegiatan Stellar Fest yang diadakan di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Koalisi Nasional Relawan Muslim Jokowi (Konas RMJ) yang digagas oleh Almaun (Aliansi Masyarakat untuk Nawacita) mendeklarasikan diri. Selain Almaun, tujuh  organ relawan muslim lainnya, Sahabat Muslim Jokowi (Salim Jokowi), Majelis Talim Pendukung Jokowi (MATA Jokowi), JAGA Indonesia (Jokowi Airlangga Untuk Indonesia), LSJ dan KAMI JAMIN (Kelompok Muslim Indonesia Untuk Jokowi-Cak Imin) dan relawan DEMI CINTA.

Koordinator Koalisi Nasional Relawan Muslim Jokowi, Muhammad Rafik mengatakan semua organ relawan tersebut berbasis pemilih muslim dan memilih tema keislaman dalam pergerakannya.

Adapun tujuan dideklarasikan koalisi ini untuk mengimbangi dan mengcounter berbagai isu yang menyerang Jokowi terkait isu anti Islam dan kriminalisasi ulama.

Rafik menjelaskan kebijakan Pemerintahan Jokowi membela kemerdekaan Palestina, selalu bersilaturahmi kepada ulama dan rencana Jokowi membangun Universitas Islam Internasional sudah cukup menunjukkan keberpihakan Jokowi terhadap umat Islam. Sehingga kabar bohong atau hoax yang selalu menyudutkan Jokowi anti Islam harus dilawan dengan berita positif.

“Betapa banyak program Jokowi untuk kemaslahatan umat Islam,” terangnya dalam jumpa pers, Sabtu (31/5/2018).

Menurut Rafik yang juga Ketua Umum Almaun, dengan adanya Koalisi Nasional Relawan Muslim Jokowi kiranya dapat menghimpun suara dari para pemilih muslim yang masih ragu memilih petahana hanya karena kabar bohong yang banyak beredar.

“Kami akan sadarkan masyarakat bahwa Jokowi sudah berbuat banyak untuk umat Islam dan akan terus bekerja sampai dua periode nanti,” ujarnya.

Selain itu, dalam konferensi pers dibacakan juga dukungan untuk calon wakil Presiden menurut Konas RMJ. Kelima nama calon pendamping Jokowi di antaranya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.

“Selain itu kami mengusulkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur,” ujar Rafik di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018. (A1)