BMKG: Gempa Lebak Berskala III dan IV MMI di Bogor, Banyak Bangunan Yang Rusak

Bogor – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat menjelaskan getaran gempa lebak yang dirasakan di wilayah Kabupaten Bogor berskala III dan IV MMI hingga mengakibatkan banyak bangunan yang rusak khususnya di Kecamatan Nanggung.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG Tony Agus Wijaya saat dihubungi Antara, Rabu, Kecamatan Nanggung berjarak sekitar 80 km dari pusat gempa.

“Gempa (Lebak) yang terjadi dengan kekuatan besar dengan kedalaman sumber gempa 61 km,” katanya.

Ia mengatakan getaran gempa Lebak menyebar jauh hingga Jakarta, Yogyakarta, dan Lampung. Berdasarkan data “Accelerograf” wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terdampak guncangan gempa pada skala III hingga IV MMI.

“Getaran banyak dirasakan orang, dinding bergetar. Kerusakan bangunan juga bisa dipengaruhi oleh mutu bangunan dan jenis tanah,” kata Tony.

Gempa berkekuatan 6,1 skalaricter (SR) terjadi di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB berpusat pada 7.23 LS dan 105.9 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah barat daya Lebak, kedalaman 64 km.

Berdasarkan laporan BPBD Jawa Barat terdapat 19 kabupaten/kota yang merasakan gempa. Empat kabupaten/kota yang terdampak yakni lima kecamatan di Kabupaten Cianjur, lima kecamatan di Kabupaten Bogor, 13 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, dan satu kecamatan di Kota Bogor.

Khusus wilayah Kabupaten Bogor, berdasarkan data Polres Bogor terdapat 10 kecamatan yang terdampak gempak Lebak yakni Kecamatan Nanggung, Caringin, Cijeruk, Leuwiliang, Megamendung, Sukaraja, Ciawi, Cibungbulang, Cigudeg, dan Rumpin.

Total ada 269 bangunan rusak ringan, lima rusak berat dan satu orang mengalami luka ringan. Kerugian materi diperkirakan Rp185 juta.

BAGIKAN