Sambil Menunggu Hasil Pilgub, Pemprov Banten Bahasa Rancangan RPJMD 2017-2022

Foto : Pusat Pemerintahan Banten

Serang, Banten – Pemerintah Provinsi Banten melakukan pembahasan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten 2017-2022 sambil menunggu hasil dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten 15 Pebruari 2017.

“Kita sedang membahas untuk dimatangkan. Sehingga ini nantinya bisa menjadi panduan bagi SKPD dalam menyusun programnya. Rancangan RPJMD Banten 2017-2022 ini tentunya mengacu pada visi-misi masing-masing pasangan calon gubernur,” kata Kepala Bappeda Banten Hudaya di Serang, Kamis.

Ia mengatakan, dengan adanya pembahasan rancangan RPJMD Banten 2017-2022 ini nantinya bisa menyusun program turunan di masing-masing SKPD di Banten yang terukur dan komprehensif sesuai dengan indikator program dan indikator kinerja.

“Program tidak terlampau banyak, namun program terukur dan komprehensif,” kata Hudaya.

Ia mengatakan, dalam RPJMD 2017-2022 tidak terlepas dari indikator makro pembangunan seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), Kemiskinan dan Pengangguran.

“Dalam penyusunan rencana program itu yang paling penting adalah data yang disuguhkan harus akurat. Sehingga sasaran dan program yang akan disusun juga nantinya tepat,” kata Hudaya.

Oleh karena itu, kata dia, perlu dilakukan konsolidasi data di tingkat kabupaten/kota. Sebab data yang akurat memudahkan untuk memecahkan masalah dan gampang mencari solusi, perlu adanya penyelarasan program.

“Dalam penyusunan program di RPJMD ini harus berbasis data. Jadi datanya harus kuat, karena itu menjadi patokan, serta perlu adanya penyelarasan masing-masing SKPD,” kata Hudaya.

Ia mengatakan rapat asistensi dalam pengumpulan data dan indikator untuk penyusunan RPJMD Banten 2017-2022 tersebut, dihadiri seluruh perwakilan SKPD di Provinsi Banten.

RPJMD Banten 2017-2022 tersebut nantinya akan ditetapkan setelah adanya gubernur dan wakil gubernur Banten terpilih hasil Pilkada serentak 15 Pebruari 2017. Selanjutnya akan dilaksanakan oleh gubernur dan wakil gubernur Banten terpilih dibawah pengawasan DPRD Banten dan seluruh masyarakat. (Ant)

BAGIKAN