Beranda Daerah

Sambut HUT RI ke 75, Komunitas Anak Kolong Lakukan Napak Tilas Tugu Proklamasi – Tugu Kebulatan Tekad Rengas Dengklok

Jakarta – wartadaearh.com | Sambut HUT RI ke 75, komunitas Anak Kolong Bikers Indonesia lakukan napak tilas perjuangan bangsa dimulai dari Tugu Proklamasi Jakarta menuju Tugu Kebulatan Tekad Rengas Dengklok Karawang Jawa Barat. Hal itu dikatakan Agam Irmawan Deputy Humas Komunitas Anak Kolong Bikers Indonesia kepada warta daerah. Sabtu (15/8).

Menurutnya, ada banyak cara untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang tetap mencerminkan rasa nasionalisme salah satunya kegiatan napak tilas, napak tilas yang dilakukan Komunitas Anak Kolong Bikers Indonesia bertujuan untuk mendidik generasi muda anggota komunitas untuk mengingat, meneruskan dan mewariskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan, mengingat generasi muda tidak mengalami langsung perjuangan bangsa dalam merebut dan menegakkan kemerdekaan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

“Mengambil tema napak tilas 75 thn Dirgahayu Republik Indonesia, acara ini diikuti 190 orang, 183 motor dan 2 mobil”terangnya.

Dengan Napak tilas ini komunitas anak kolong mencoba menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seseorang, pasukan, dan sebagainya untuk mengenang perjalanan pada masa perang. Dimulai dari Tugu Proklamasi, dimana kita ketahui bersama tugu ini sebagai tempat pembacaan naskah proklamasi saat itu.

“Jadi kita mencoba menelusuri jejak perjalanan mereka dahulu dengan kondisi saat ini” ucapnya.

Tujuan akhir napak tilas adalah Tugu Monumen Kebulatan Tekad yang berada di sisi Sungai Citarum, Rengasdengklok, Karawang. Lanjut Agam, Konon tempat itu dulunya markas tentara PETA. Monumen ini dibangun pada 1950 di atas tanah seluas 1.500 meter persegi. Tugu ini sebagai pengingat perjuangan. Kita harus bangga dengan adanya tugu ini, tanpa perjuangan itu kita tidak punya apa-apa, disana terdapat relief yang menggambarkan saat presiden Soekarno-Hatta dibawa ke rengasdengklok pada 16 Agustus 1945.

“Anggota komunitas dapat mengenang atau mengaplikasikan gambaran gambaran disaat masa lalu, apa yang sudah dilakukan para pejuang dan tokoh negara” tutupnya (Gun)