Beranda Berita

Dinkes Mukomuko Menelusuri Riwayat Kontak Pada Pasien COVID-19

Mukomuko – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, hingga kini masih menelusuri riwayat kontak satu pasien COVID-19 guna mencegah penyebaran virus corona di daerah ini.

“Kita sudah perintah petugas puskesmas untuk melakukan ‘tracing’, atau menelusuri jejak kasus pasien dengan orang terdekat dan keluarganya,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajad Sudrajad, dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko melalui puskesmas melakukan tracing setelah ada satu kasus positif COVID-19 di daerah ini yang ditemukan melalui tes usap atau swab oleh pihak rumah sakit M. Jamil Padang.

Petugas puskesmas selain menjalankan “tracing”, termasuk melakukan “tracking” atau pelacakan untuk mengetahui dari mana pasien ini mendapatkan penyakit tersebut.

Ia memastikan, satu kasus COVID-19 bukan dari daerah ini karena pasien ini sudah beberapa bulan menjalani pengobatan di rumah sakit di Padang Provinsi Sumatera Barat.

Ia mengatakan, keluarga pasien yang berasal dari daerah ini tidak diperbolehkan berkunjung ke Padang oleh pihak rumah sakit di Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Sementara itu, satu kasus baru COVID-19 di daerah ini merupakan kasus 2.192, laki-laki berusia 67 tahun dari Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh dan selama ini menjalani perawatan di RSUD Mukomuko.

Hingga kini jumlah total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 7.062 sampel, jumlah total suspek COVID-19 sebanyak 615 orang, dan jumlah total spesimen positif COVID-19 sebanyak 2.192 kasus.

Kemudian jumlah total kasus sembuh 2.113 orang, jumlah total kasus kematian sebanyak 78 orang, dan kasus konfirmasi aktif COVID-19 satu orang.

Ia mengimbau warga setempat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan dan penyebaran virus corona termasuk antisipasi varian baru COVID-19, Omicron di daerah ini.

“Kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan bagi masyarakat yang belum vaksin sebanyaknya segera divaksinasi guna meningkatkan kekebalan tubuh dari virus corona,” ujarnya pula.(Ant)