WARTADAERAH.BENGKULU UTARA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.I.P., mengajak masyarakat untuk memaknai momentum hari kemenangan secara lebih mendalam dan bermakna. Ia menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi sebagai sarana refleksi untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Parmin, Idul Fitri merupakan puncak dari perjalanan ibadah Ramadan yang penuh dengan proses pembentukan karakter, pengendalian diri, serta peningkatan kualitas keimanan. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, hendaknya tidak berhenti pada bulan suci, melainkan menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari.

“Lebaran adalah momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta memperkuat tali persaudaraan. Di sinilah makna sejati Idul Fitri yang harus terus kita jaga,” ujar Parmin.

Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran, DPRD Bengkulu Utara menilai penting adanya keseimbangan antara kesibukan memenuhi kebutuhan hari raya dengan konsistensi dalam menjalankan ibadah. Parmin mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kualitas spiritual hingga akhir Ramadan, meskipun dihadapkan pada berbagai kesibukan.

Selain itu, ia juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat yang menjadi ciri khas menjelang Idul Fitri. Aktivitas di pusat perbelanjaan, perjalanan mudik, hingga meningkatnya interaksi sosial memerlukan kewaspadaan dan kesadaran bersama, terutama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan.

“Kesibukan menjelang Lebaran jangan sampai mengurangi kewaspadaan. Keselamatan diri dan orang lain tetap harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Dalam menjalankan fungsi kelembagaan, DPRD Kabupaten Bengkulu Utara terus berperan aktif dalam mendorong pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan berbagai sektor pelayanan publik. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas serta kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Idul Fitri 1447 H.

Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian utama, seperti ketersediaan bahan pokok, distribusi energi, layanan kesehatan, serta kesiapan pos pengamanan dan penanggulangan bencana. DPRD memastikan akan terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah Gerakan Pangan Murah. Parmin menilai program ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Program seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, DPRD juga mendorong peningkatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat keamanan, guna memastikan pengamanan selama arus mudik dan arus balik berjalan lancar. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Selain itu, DPRD juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga toleransi, memperkuat nilai gotong royong, serta saling membantu antarwarga sebagai wujud nyata kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.

Parmin menegaskan bahwa keberhasilan perayaan Idul Fitri tidak terlepas dari peran semua pihak, baik pemerintah, DPRD, aparat keamanan, maupun masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan suasana Lebaran dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan.

Sebagai penutup, ia berharap Idul Fitri 1447 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap Idul Fitri menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan dan mendorong Bengkulu Utara menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv)