CAPTION : Muhammad Rojak Wasekjen DPP BAPERA
Jakarta – wartadaerah.com | sebuah Organisasi Kemasyarakatan beranggotakan barisan pemuda yang siap bersinergi dalam membangun bangsa dan negara dibawah kepemimpinan Fahd El Fouz A Rafiq selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Pemuda Nusantara (DPP BAPERA) dijadwalkan melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAPERA Jawa Timur, Jumat 14 Agustus 2020 bertempat di Srijaya Building Surabaya, Hal itu dikatakan Muhammad Rojak Wakil Sekretaris Jendral (wasekjen) DPP BAPERA kepada warta daerah dikantor sekretariatan. Kamis (13/8).
Menurutnya, BAPERA mempunyai kepengurusan di tiap Provinsi dan Kabupaten / Kota se Indonesia. Pelantikan pengurus ini dimaknai sebagai suatu hal yang sakral buat Bapera, pasalnya ke absahan penggurus lebih sempurna dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan, dengan surat itu pengurus mempunyai tugas dan wewenang yang jelas terhadap jalannya program dan kegiatan organisasi di daerah mereka masing masing.
“Sebagai pengurus Bapera, pelantikan ini simbol mereka sudah sah menjadi penggurus dan anggota” tuturnya.
Lanjut Rojak, untuk mencapai tujuan organisasi, diperlukan suatu peran yang maksimal dari para pengurus, DPD atau DPC Bapera dimana mereka merupakan struktur organisasi dan tugasnya sebagai kepanjangan tangan dari DPP, menjadi pengurus dalam suatu organisasi, berarti kita harus siap mengemban amanah yang diberikan selama periode yang telah disepakati. Setiap organisasi pastinya memiliki program kerja yang akan dilakukan dalam kepengurusan.
“Nah, di sini lah, biasanya kita (pengurus) bakal diuji dengan berbagai masalah. Kalian tentu tahu, masalah itu tidak bisa kita hindari, tetapi harus dihadapi dengan menawarkan solusi dari permasalahan tersebut” imbuhnya.
Ditambahkan Rojak, dalam mengurus sebuah organisasi kita perlu menyiapkan mental yang kuat. Mengesampingkan ego personal, pantang menyerah dan mau berusaha adalah contoh dari seseorang bermental kuat. Suatu organisasi butuh sosok yang bisa mengontrol emosi pribadi maupun kelompok, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan bisa menjadi dongkrak dalam sebuah kelompok bukannya menjadi ilalang.
“Ciri-ciri mental kuat seperti itulah yang akan mengangkat derajat suatu organisasi”tandas Rojak. (Gun)

























