Bekasi – wartadaerah.com | Ditengah pandemi Covid-19 yang mewabah di wilayah Kota Bekasi, tak menyurutkan bagi perkumpulan relawan Infra OSCAR Kemanusian (IOK) untuk menyalurkan donasi kepada penderita Hedrosefalus. Pasien adalah Muhammad Hafizh Shafwaan, usia 7 bulan, warga RT 08/RW 02, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Anak pertama dari Ani Apriliyani ini terpilih sebagai penerima Tali Kasih dari IOK.
Sebelumnya, Hafizh telah menjalani observasi di ruang IGD RSUD dr. Chasbullah Kota Bekasi, Jawa Barat. Bocah yang terdampak Hedrosefalus ini sebelumnya diduga dicampakkan oleh Bapak kandungnya karena lahir mengalami keterbatasan atau cacat fisik. Berawal dari keprihatinan itu lah, IOK merasa peduli dan empati terhadap Hafizh (yang saat ini) sudah berada di kediamannya.
“Di tengah pandemi global Covid-19, inilah momen yang tepat mengaktualisasikan jiwa sosial, rasa empati yang tinggi, khususnya bagi mereka kaum dhuafa, terlantar, dan mereka yang terdampak sakit. Kapan lagi kita bisa berbagi, menyeru kebaikan. Dari saat ini, dari yang terkecil dan diawali dari diri kita,” ujar Tejo Nagasakti kepada wartadaerah.com. Rabu (29/4).
Menurutnya, pandemi global Covid-19 ini melahirkan kemiskinan baru, efek psiko sosial masif kehidupan. Namun demikian, hal itu tak menyurutkan perkumpulan relawan IOK untuk mengasah kepekaan sosial dengan tetap berbagi dan melakukan rangkaian pendampingan pasien di rumah sakit.
“Kami dari perkumpulan IOK di Kota Bekasi ini juga ingin berperan dengan reaksi konkret di tengah efek krusial Covid-19, dengan berbagi donasi kemanusiaan terhadap mereka yang sungguh membutuhkan uluran tangan kaum dermawan,” kata salah satu pendiri Relawan OSCAR ini.
Hafizh telah memenuhi unsur dan kriteria untuk menerima donasi kemanusiaan. Adapun donasi kemanusiaan Peduli Kasih Hafizh yang terkumpul senilai Rp2.552.000, dan sembako beras langsung diterima Ani Apriliyani pada Sabtu (25/4) lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Penggalangan donasi kemanusiaan ini bentuk kepedulian dari relawan dan lintas profesi di internal grup whatsApp IOK.
Belum lama ini, relawan IOK telah menyalurkan donasi kemanusiaan kepada Mbok Kresek di Kediri, Jawa Timur dan Nenek Kucing di Jaka Sampurna, Kota Bekasi.
“Dengan harapan yang besar ketika kami terjun dan pascaaksi akan diikuti dan dilanjutkan oleh pemerintah dan stakehokder terkait. Perduli di tengah dera kehidupan yang mereka sandang, selanjutnya mereka hadir dan mengurus dengan layak warga miskin yang belum mendapatkan haknya sebagai warga negara,” pangkas Tejo.
Muhammad Hafizh Shafwaan saat ini tinggal bersama Neneknya di Pengasingan. Ia masih terbaring lemas di ruangan berukuran 3×4 meter. Kondisinya masih menggunakan tabung oksigen dan selang untuk asupan susu.
Hafizh tidak memiliki jadwal rutin untuk berobat ke RSUD Kota Bekasi. Namun tetap memerlukan biaya untuk susu, asupan gizi, atau perlengkapan selang yang dipasang di kepalanya jika sewaktu-waktu terjadi masalah. (Gun)



























