Bekasi – Pondok Pesantren dan majelis singa Rasulullah, berlokasi di Kampung Kompa Desa Karang Satria Rt05/06, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, dalam pencegahan covid 19 melakukan isolasi mandiri, hal itu diungkapkan kyai Alif Prayogi pendiri pesantren dan majelis singa rasulloloh saat dihubungi melalui pesawat selularnya, minggu (5/4/20).
Kyai Alif Prayogi asal Jawa Timur, beliau yang akrab disapa Gus Ogi (Kyai Singa ) pemilik pesantren dan majelis singa rasulullah mengatakan pesantren dan majelis yang berdiri dari tahun 1996 dan sampai saat ini tetap eksis membantu program pemerintah, dengan adanya wabah covid 19 pesantren dan majelis melakukan isolasi mandiri, hal tersebut dipercaya mampu menekan angka penyebaran covid 19 yang statistiknya makin naik.
“Pesantren dan Majelis Singa Rasulullah ini adalah majelis yang selalu bersinergi dengan Pemerintah, oleh sebab itu dengan kesadaran sendiri kami lakukan isolasi mandiri,” katanya.
Lanjut kyai , jamaah cabang di luar pesantren dan majelis Singa Rasulullah Kabupaten Bekasi dilarang memasuki wilayah majelis.
“Untuk antisipasi, jamaah dilarang masuk untuh sementara waktu sampai ada pengumuman lebih lanjut dari pemerintah,” terangnya.
Isolasi mandiri bertujuan juga untuk meminimalisasi kegiatan di luar. Patuhi peraturan tersebut dan tidak keluar pesantren dan majelis jika tidak penting.
“Kita patuh terhadap imbauan pemerintah,” tegasnya.
Kyai Alif meyebutkan selain isolasi mandiri, jamaah pesantren dan majelis melakukan penyemprotan disinfektan dan bagi bagi masker serta sarung tangan.
“Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan dan bagi bagi masker serta sarung tangan disekitar wilayah pesantren dan majelis,” tutupnya.(gun)
Editor : yasrizal


























