Bekasi – wartadaerah.com | Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan sebagai upaya mendukung pemerintah untuk menanggulangi merebaknya Covid-19 dan dampak sosial ekonomi pada masyarakat serta menerapkan nilai budaya kepedulian, Marico SE Anggota DPRD Kab. Bekasi memberikan bantuan berupa paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat. Paket sembako tersebut dibagikan kepada masyarakat yang rentan penularan Covid-19 serta pekerja informal yang terdampak akibat pemberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar. Hal itu diutarakan Marico SE kepada wartadaerah.com dilokasi berbagi paket sembako Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kamis (23/4).
Dikatakannya, saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan masker atau alat pelindung diri (APD) tapi juga membutuhkan sembako karena pendapatan yang berkurang terutama para pekerja informal dimana adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar oleh pemerintah.
“Kalo kita tidak bisa bantu seluruh Indonesia, minimal kita bisa bantu meringankan beban masyarakat yang ada di daerah kita sendiri” ucapnya.
Menurutnya, kepedulian para politisi yang sudah mau turun menyapa masyarakat, adalah nilai tersendiri dan sebagai wujud pengabdian terhadap masyarakat dengan berbagi paket sembako bahan makanan yang berisi beras, minyak goreng, gula, kopi, susu, dan mie instan, disaat masyarakat sedang membutuhkan.
“Ini sedikit rejeki yang bisa saya bagikan kemasyarakat, saya harap jangan lihat isinya, tapi bagaimana kami peduli terhadap masyarakat yang telah memilih kami untuk duduk di kursi DPRD” terangnya.
Lanjut Marico, apa yang dia lakukan semoga bisa memberikan inspirasi kepada banyak pihak untuk peduli dan berbagi dengan sesama.
“Jika semuanya demikian, mudah mudahan kita semua akan baik baik saja” ujar Marico dari fraksi Golkar.
Marico pun berharap masyarakat untuk tetap jaga diri dan dirumah saja, jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, sehingga virus corona ini dapat berakhir.
“Semoga dengan bantuan tersebut, masyarakat bisa ikut anjuran pemerintah agar tetap dirumah” tutupnya.



























