Sidang Lanjutan Terdakwa Agus Sopyan, Taufik Hidayat Ahli Waris Raci Akui Tak Punya Tanah Di Tarumajaya

Bekasi – wartadaerah.com | Sidang agenda keterangan Saksi tambahan Penuntut Umum, perkara pemalsuan surat tanah dengan terdakwa Agus Sopyan mantan Kepala Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, dalam dakwaan membuat Girik Palsu dan surat keterangan waris palsu, terhadap Girik C No. 315 Persil 20b Kelas S.II tercatat dalam buku Leter C Desa Segaramakmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi atas nama Raci. Dengan nomor Perkara no 135/Pid.B/2020/PN Cikarang, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Cikarang keterangan Taufik Hidayat sebagai ahli waris Raci akui tak mempunyai tanah di Tarumajaya. Rabu (29/7)

Dalam persidangan, Taufik Hidayat menjelaskan meninggalnya Raci pada tahun 2006, selama hidupnya Raci tidak mempunyai tanah di Tarumajaya.

“Raci adalah Ibu saya dan tidak punya tanah di Tarumajaya.”ucapnya.

Pengakuan Taufik kepada warta daerah, nama ibunya adalah Rosi alias Raci alias Ratjih adalah orang yang sama.

“Jaman dulu ejaan lama masih dipake, dari Ratjih menjadi Raci, jadi banyak orang memanggil Raci, ejaan baru jadi Rosi, di sidang tadi dicocokan photo Raci yang saya punya dan photo yang ada sama pak hakim, hasilnya photonya sama” terangnya.

Terķait fakta  dalam persidangan, Penasehat Hukum Terdakwa menunjukan surat pernyataan yang dibuat Taufik bahwa orang tuanya bukan bernama Raci. Taufik mengatakan bahwa Penasehat Hukum datang kerumahnya setelah dirinya diminta keterangan di Polda, kedatangannya bersama Mohammad Dagul yang memang sebagai saudara satu kakek bernama Marin, Raci ibunya sedangkan Rasim bapaknya Muhammad Dagul adalah adik kakak.

“Saya lima saudara anak Raci Binti Marin, saat Penasehat Hukum datang kerumah saya, sudah saya jelaskan, bahwa Kakek dan Neneknya menikah cuma sekali, tidak pernah menikah lagi, kedatangannya menanyakan nama ibunya Raci atau bukan, karena disurat pengambilan pensiun nama ibu saya Ratjih, makanya surat pernyataan itu dibuat”paparnya.

Ditambahkannya, awalnya dirinya tidak mengetahui nama Raci ibunya dipake untuk surat ahli waris Muhammad Dagul, saat diperiksa Polisi di Polda, barulah dirinya mengetahui dan yang memberitahu kalo Raci punya anak ke Polisi adalah Jaba Suyatna adiknya Muhammad Dagul” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam gugatan Penuntut Umum kronologis peristiwa H. Mohammad Dagul untuk membuat Surat Keterangan Ahli Waris atas nama almarhumah Raci Binti Marin karena Girik C No. 315 Persil 20.b Blok 003 luas 7.290 M2 atas nama Raci Binti Marin yaitu Bibinya atau Tantenya H. Mohammad Dagul, yang kemudian pada saat itu meminta kepada H.Barif HD untuk dibuatkan Surat Keterangan Ahli Waris dimaksud dan atas permintaan dari tersebut, H. Barif HD menyanggupi untuk membuat Surat Keterangan Ahli Waris dan meminta kepada H. Mohammad Dagul menyiapkan data-data berupa Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Ahli Waris, Bahwa kemudian setelah H. Mohammad Dagul menyerahkan fotocopy KTP atas nama Mohammad Dagul, Agus Acep, Jaba Suyatna dan Rosidin kepada saksi H. Barif HD untuk dibuatkan Surat Keterangan Ahli Waris, selanjutnya H. Barif HD memerintahkan Stafnya untuk mengetik Surat Keterangan Ahli Waris yang dibuat bukan pada tanggal sebenarnya, namun sengaja dibuat dengan tanggal mundur, yakni tanggal 28 Juni 2005 di Kantor Desa Segaramakmur; dan Surat Keterangan Ahli Waris pada intinya berisi Bahwa H. Mohammad Dagul Bin Rasim, Rosidin Bin Rasim, Agus Acep Bin Rasim dan Jaba Suyatna Bin Rasim adalah Ahli Waris Raci Binti Marin yang telah meninggal pada tanggal 15 Juni 1973 dimana Raci Binti Marin belum pernah menikah dan tidak punya anak / keturunan. (Gun)