Bekasi – wartadaerah.com | Tambun Selatan menjadi satu dari tujuh kecamatan yang mendapat perhatian khusus penerapan PSBB. Kecamatan ini menjadi salah satu dengan kasus positif terbanyak. Hingga Minggu (26/4) pukul 20.00 WIB, berdasarkan informasi dari website resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak di Kabupaten Bekasi berada di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, yakni delapan pasien. Dalam menekan angka positif covid itu, Camat Tambun Selatan menghimbau  masyarakat agar mematuhi Pemerintah, Hal itu diungkapkan Junaefi Camat Tambun Selatan kepada wartadaerah.com. Minggu (26/4).

Sebagai bentuk upaya penekanan angka penyebaran virus corona di Indonesia, pemerintah telah  mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB merupakan pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19.

“Pencegahan paling efektif ya kita patuhi himbauan dari pemerintah” ucap Junaefi.

Dilain pihak, Juru bicara Gugus Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan banyaknya terkonfirmasi positif covid 19 di Tambun Selatan disebabkan wilayah tersebut paling padat penduduknya dengan mobilitas yang tinggi ke epicentrum covid di Jakarta.

” Paling padat penduduknya dengan mobilitas yang tinggi ke epicentrum covid di Jakarta” terangnya.

Dijelaskannya, strategi penanganan covid untuk menekan angka terkonfirmasi covid 19 di wilayah Tambun Selatan telah dilakukan, dengan memperbanyak Screening kasus dan bantuan sosial.

“Screening kasus lebih banyak di Tambun Selatan” paparnya.

Ditambahkannya, Bantuan sosial dari program jaring pengaman sosial  juga lebih banyak di Tambun Selatan, mengingat masyarakat yang terdampak covid 19 cukup banyak,  bantuan sosial ini diharapkan menjadi efektif agar masyarakat terdampak covid 19 di wilayah Tambun Selatan tidak keluar rumah, dalam rangka memutus mata rantai covid 19.

“Prinsip bansos kan agar yang diisolasi bisa taat, dan dibantu ekonominya agar tidak keluar rumah” tutupnya.(Gun)