Mukomuko – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan meskipun kasus demam berdarah dengue (DBD) pada bulan Januari nihil atau tidak ada orang yang positif penyakit ini, namun warga diminta tetap waspada penyakit ini.
“Kasus DBD bulan Januari tahun ini kosong. Kita minta selanjutnya warga waspada terhadap penyakit ini,” kata Pengelola Program DBD pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bara Lendra dalam keterangan di Mukomuko, Selasa.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan perkembangan kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Mukomuko terhitung mulai bulan Januari 2022.
Ia menyatakan, meskipun kasus demam berdarah dengue di daerah ini nihil atau tidak ada orang positif penyakit ini, namun warga diminta tetap waspada terjangkit penyakit yang disebabkan nyamuk ini.
Ia minta warga setempat waspada dan tetap melakukan pemberantasan sarang nyamuk untuk mencegah penyebaran penyakit DBD.
Ia menjelaskan, kasus DBD di daerah ini pada bulan Januari 2022 nihil atau tidak ada warga setempat yang dinyatakan positif terjangkit penyakit ini berdasarkan pemeriksaan laboratorium ( serologi/ rumple leed).
Ia menyatakan, meskipun daerah ini nihil kasus DBD namun warga setempat harus tetap waspada dan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk mencegah terjangkit penyakit ini.
Dinkes terus mengimbau camat, lurah dan kepala desa hingga RT dan seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan penyebaran penyakit ini.
Sementara itu, sebanyak 21 orang warga di daerah itu positif demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2021 atau menurun drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 119 orang.
Kasus DBD turun drastis kemungkinan karena kesadaran warga dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya semakin meningkat.
“Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat melakukan fogging atau pengasapan di lokasi yang ditemukan kasus, termasuk melakukan penyelidikan epidemiologi,” ujarnya. (Ant)



























