FKKP Gelar Pelantikan Dan Syukuran Di JW Marriott Hotel Jakarta

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) menggelar Pelantikan dan Syukuran di Hotel JW Marriott Hotel, Kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat sore (05/07/2019). Acara ini adalah bentuk ditandainya kepengurusan baru, yang sudah disahkan Departemen Hukum dan HAM (Depkumham).

Sandra Charlotha Leluly Sekjen Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dalam kegiatan itu. Dimana dengan dilantiknya pengurus DPP FKKP akan terus mengawal ideologi Pancasila serta bersinergi dengan pemerintah.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah hadir dan mendukung acara ini, serta hadirin tamu undangan yang telah hadir dalam acara pelantikan dan syukurunan ini. Kami FKKP akan terus kawal ideologi Pancasila dan bersinergi dengan pemerintah,” ujar perempuan yang biasa disapa Sandra ini.

Kata Sandra, kedepannya FKKP akan menyusun kepengurusan dan melantik pengurus diberbagai daerah di Indonesia. Menurutnya proses pelantikan dan syukuran ini sendiri juga dihadiri beberapa orang perwakilan dari masing-masing di Dewan Pimpinan Wilayah se tingkat propinsi, Dewan Pimpinan Daerah setingkat kabupaten terdekat di Jabodetabek dan para dewan pembina/dewan penasehat.

“Kita akan susun kepengurusan dimulai dari DKI Jakarta sampai kedaerah-daerah se-Indonesia. Jadi DPW dan DPD setelah disusun kepengurusannya akan dilantik oleh DPP FKKP, dalam hal ini oleh Ketua Umum dan Sekjen,” ungkap Sandra.

Dalam kesemptan yang sama Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) Prof. DR. dr. James Tankudung, Sportmed, M.Pd mengatakan bahwa FKKP memiliki visi misi yang terkandung di dalam Pancasila. Yang mana dimaksud di dalam sila pertama hingga kelima diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan dan bermasyarakat. Bahkan, dia menyebutkan, Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau-pulau namun dapat bersatu dikarenakan Pancasila yang sakti.

“Dan semua teman-teman yang hadir di acara pelantikan ini, memiliki visi misi yang sama memakmurkan yang ada di dalam kandungan Pancasila itu. Menurut pandangan orang-orang luar Indonesia bisa kuat dan bersatu karena Pancasila, di situ-kan sebenarnya itu yang perlu kita boomingkan cuma 5 (sila) kok,” tegas Prof, Dr, dr, James Tangkudung, Sportmed, MPd.

Beliau juga menginginkan pasca pilpres ini adanya pertemuan antara jokowi dan prabowo untuk membangun kembali persatuan dan kesatuan bangsa ini.

“Kami siap memfasilitasi pertemuan antara pak Jokowi dan pak Prabowo, dalam sebuah acara dan meminta pandangan-pandangan kedua tokoh terbaik bangsa ini tentang Pancasila,” terangnya pria asal Sulawesi Utara.

Acara Pelantikan dan Syukuran Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) diselangi dengan pemotongan tumpeng oleh Sandra dan diberikan kepada pengurus dan dewan pembina/penasehat.
Selanjutnya diakhiri dengan pembacaan Pancasila yang diikuti sekitar 100 peserta dan undangan yang hadir.

Sementara itu DR. Abdul Wahab Samad selaku Dewan Pembina mengatakan, organisasi Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) ini harus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Katanya, Pancasila jangan hanya sebagai simbol negara, akan tetapi harus terimplementasi dalam pendidikan, budaya, sosial politik, hukum dan tata negara.

“Saya berharap FKKP bisa mengawal nilai-nilai Pancasila agar terwujud dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Saya ucapkan selamat kepada FKKP yang sudah terbentuk pengurus dan sudah disahkan oleh Depkumham. Semoga Pancasila semakin jaya dengan adanya Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP),” puji Abdul Wahab Samad.

Setelah acara semua pengurus Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) foto bersama. Hadir dalam sesi foto bersama Ketua Umum Prof. DR. dr. James Tankudung, Sportmed, M.Pd, Sekretaris Jenderal Sandra Charlotha Leluly dan Bendahara Umum Jan Jootje Masengi. Selain itu hadir juga Dewan Pembina DR. Abdul Wahab Samad (Intelektual/Alumni Universitas Negeri Jakarta), DR. Raden Irianto Simbolon, SE, MM (Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja RI Bidang Hubungan Antar Lembaga) dan Syafrudin Budiman SIP (Konsultan Media dan Politik) dan lain-lainnya. (Red)