LEBONG – Kabar tak sedap beredar dari kunjungan rombongan Bupati Lebong, H. Azhari, ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Palembang pada Juni 2026 lalu. Dua pejabat Pemerintah Kabupaten Lebong dikabarkan nyaris terlibat baku hantam saat berada di lingkungan kantor BKN.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden itu melibatkan seorang pejabat eselon II berinisial F dengan pejabat eselon III berinisial R.
Keributan diduga bermula dari adu argumen terkait persoalan mutasi kepala sekolah. Saat itu, pejabat berinisial R disebut memberikan penjelasan mengenai regulasi mutasi kepala sekolah yang diklaim belum dilaporkan ke BKN sehingga dinilai tidak sesuai prosedur.
Penjelasan tersebut diduga memicu emosi pejabat berinisial F yang merasa disudutkan di hadapan sejumlah pegawai BKN Regional Palembang.
Suasana kemudian memanas hingga keduanya disebut sempat terlibat aksi saling mencekik sebelum akhirnya dilerai.
”Iya benar. Tapi waktu itu hanya saling cekik leher, belum sampai kepada pemukulan,” ujar salah seorang sumber di lingkungan Pemkab Lebong yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Peristiwa itu disebut terjadi saat rombongan Bupati Lebong masih berada di Kantor BKN Regional VII Palembang.
Sementara itu, Pejabat Eselon III berisial R saat dikonfirmasi tidak membenarkan isu tersebut. R berpendapat bahwa tersebut hoaks.
”Itu informasi tidak benar dan kabar bohong,” sinkat R kepada wartawan sementara belum ada keterangan resmi maupun konfirmasi dari pejabat eselon II berinisial F, maupun Pemerintah Kabupaten Lebong terkait kabar tersebut. Oleh karena itu, informasi ini masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan.
Kemudian, Pejabat Eselon II berinisial F membantah isu tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi apalagi dihadapan pimpinan.
”Itu sekedar isu dan tidak benar. Kami ini bekerja profesional tidak mungkinlah kami baku hantam depan pimpinan. Apalagi, Pejabat Eselon III berinisial R itu saudara saya”,pungkasnya. (Aan)
Beranda Bengkulu




























