Beranda Ragam

BPBD evakuasi pohon tumbang timpa dua kendaraan di Pasar Atas Curup

Rejang Lebong, Bengkulu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa dua unit kendaraan di kawasan Pasar Atas Curup, Minggu, setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong Rio Agustian Pakpahan di Rejang Lebong mengatakan peristiwa pohon tumbang itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur daerah tersebut sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

“Ada dua unit kendaraan yang tertimpa pohon besar di kawasan Pasar Atas Curup, namun dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kendaraan yang tertimpa sudah diamankan ke Mapolres Rejang Lebong,” kata dia.

Ia menjelaskan dua kendaraan yang tertimpa pohon pelindung berukuran besar tersebut yakni mobil sedan Suzuki Baleno pelat BD 1773 KF milik Akmal, warga Desa Air Meles Bawah, serta mobil pickup Suzuki Carry Futura pelat BD 9275 KA milik Riki, warga Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah.

Menurut keterangan pemilik mobil sedan, saat kejadian dirinya baru selesai berbelanja di Pasar Atas Curup dan hendak pulang. Ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi, tiba-tiba pohon di depannya roboh dan menimpa kendaraannya.

“Pemilik kendaraan selamat dan tidak mengalami cedera, namun mobilnya mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Rio.

Sementara itu kendaraan pickup milik Riki yang saat itu sedang diparkir di kawasan pasar juga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan akibat tertimpa pohon.

Rio menambahkan dalam proses evakuasi pohon tumbang tersebut BPBD Rejang Lebong menerjunkan Tim Reaksi Cepat dengan membawa sejumlah peralatan, seperti gergaji mesin, alat berat jenis loader, serta truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rejang Lebong.

Evakuasi pohon tumbang ini juga melibatkan unsur kepolisian, TNI, serta warga setempat hingga proses pembersihan lokasi selesai dilakukan.

BPBD Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini wilayah tersebut masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem, yang ditandai dengan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.

“Saat hujan disertai angin kencang, masyarakat diimbau tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame karena berisiko roboh. Kami minta warga selalu meningkatkan kewaspadaan,” kata Rio. (red)