Alta School Dengan Ruangguru Luncurkan Sekolah Online Interaktif

Jakarta – Alta School melakukan sebuah kolaborasi pembelajaran dengan Ruangguru untuk meluncurkan sebuah sekolah online yang interaktif bagi anak-anak berjenjang pendidikan PAUD hingga sekolah dasar (SD).

“Alta berarti luhur tinggi dan berakal dalam, karena kita ingin para siswa memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia,” kata Kepala Sekolah Alta School Devi Silviaty Gunawan dalam acara peluncuran resmi Alta School yang terpantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Devi menjelaskan Alta School merupakan sebuah sekolah blended learning (pembelajaran bauran) dengan konsep live teaching (pembelajaran daring yang dilakukan secara langsung) secara interaktif dan aktivitas mandiri dilakukan dengan berkolaborasi bersama Ruangguru.

Melalui program live teaching yang ada dalam aplikasi Ruangguru tersebut, dia mengatakan anak akan dilatih untuk menjadi pribadi yang berani bertanya dan berfikir kritis. Melalui pembelajaran yang diberikan siswa tidak hanya dilatih untuk meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif.

Sedangkan pembelajaran blended learning akan dilakukan dengan memberikan aktivitas mandiri yang dapat dikerjakan oleh masing-masing siswa di rumah setelah mendapatkan instruksi penugasan oleh guru melalui pembelajaran live teaching tersebut.

Ia mengatakan untuk proses penilaian, setiap anak dapat memantau kemampuannya dalam skala rubrik melalui sebuah link penilaian yang akan disediakan oleh sekolah setelah selesai melakukan pembelajaran.

“Jadi konsep ini kami desain sedemikian rupa, sehingga anak-anak tidak merasakan bahwa belajar hanya di rumah yang diberikan modul. Kami memberikan pendampingan dengan pembelajaran yang terstruktur,” kata Devi.

Selanjutnya untuk dapat memantau perkembangan anak, Alta School akan memberikan rapor bulanan anak juga ruang kepada orang tua siswa untuk dapat berkomunikasi dengan guru mata pelajaran yang bersangkutan.

Devi mengatakan langkah tersebut diperlukan supaya dapat mensinergikan pemberian materi pembelajaran yang didapat siswa melalui live teaching dengan aktivitas projek yang diberikan sebagai tugas.

Untuk kurikulum sekolah sendiri, pihaknya menggabungkan keterampilan abad ke-21 di dalam kurikulum 2013 dengan menggunakan tematik, sesuai dengan standarisasi yang disesuaikan dengan usia siswa.

Kurikulum pembelajaran tersebut telah pihaknya masukkan dalam metode literasi fondasi, dengan tujuan siswa tidak memulai belajar melalui teori tetapi melalui sebuah cerita yang berasal dari berbagai jenis literasi.

“Ada literasi bahasa, numerasi, sains bahkan sosial budaya dan life skil. Semua kita kembangkan agar mereka siap dalam kompetisi di abad 21,” ucap Devi.

Head of Corporate Communication Ruangguru Anggini Setiawan mengatakan kolaborasi tersebut dapat memberikan banyak manfaat terutama kepada guru karena mempermudah proses pembelajaran dan penyusunan data nilai siswa.

“Jadi kita membantu menyiapkan platform (sebuah wadah) tersebut agar yang tadi dikatakan, proses mengajarnya menjadi mudah terutama akan lebih bermanfaat sekali untuk gurunya ya,” kata Anggini.

Anggini menjelaskan pihaknya membantu para guru melalui sebuah learning management system (perangkat lunak yang digunakan untuk merancang sistem pembelajaran) bernama Ruang Kelas, untuk mengatur kegiatan belajar online bersama para siswa.

Ia mengatakan Ruang Kelas memiliki fitur-fitur yang telah dirancang sesuai dengan kebutuhan belajar para guru dan siswa yang tergabung dalam Alta School, sehingga siswa dapat dengan mudah mengikuti rencana pembelajaran dengan baik.

“Guru bisa tracking juga. Misal mau ada diskusi, ada kritik pr (pekerjaan rumah) di sana ada juga. documentation (pendokumentasian) juga sudah ada semua di dalam secara rapih. itu adalah bentuk kolaborasinya,” kata dia menjelaskan manfaat lain yang bisa didapatkan oleh guru yang bergabung. (Ant)