Jokowi Buka Kampanye di Sumut dengan Membacakan Pantun

Medan, – Calon presiden nomor urut 01 membuka kampanye di wilayah Sumatera Utara dengan membacakan pantun bagi para pendukungnya.

“Seuntai kapas menjadi benang, benang ditenun menjadi kain, kami datang ke Deli Serdang, doakan menang Jokowi-Amin,” kata Joko Widodo (Jokowi) di di Gelanggang Olahraga (GOR) Diaspora Sumatera Utara, Medan, Jumat.

Jokowi tiba di lokasi kampanye di Medan sekitar pukul 21.40 WIB, massa yang sudah mendatangi lokasi tersebut sejak sore dan “kenyang” dihibur oleh sejumlah artis ibukota maupun lokal langsung meneriakkan kata “Jokowi” berulang-ulang saat capres petahana itu datang.

“Tunjuk jari diangkat, jempol diangkat,” perintah Jokowi dan diikuti oleh ribuan pendukungnya.

Dalam kampanye tersebut hadir juga istri Jokowi, Iriana Joko Widodo; menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution; Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yang juga calon anggota legislatif dari PDIP; mantan gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi; ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Erick Thohir; Wakil Ketua TKN Moeldoko dan para tokoh lainnya.

“Saya kagum bapak, ibu dan saudara-saudara sekalian masih menunggu padahal ini sudah hampir pukul 22.00 WIB, ini menunjukkan militansi, kekuatan kita semua di Sumatera Utara,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, pada 2014 di Sumatera Utara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla menang 55 persen tapi pada pemilu 2019 Jokowi menargetkan kemenangan 65 persen.

“Tahun ini Jokowi-Maruf Amin seharusnya menurut hitungan saya, kalkulasi saya, seharusnya Jokowi-Maruf Amin lebih dari 65 persen, Sanggup? Sanggup? Angkat jempolnya,” tambah Jokowi.

Apalagi menurut Jokowi, pemilu 2019 ini ia sudah punya keluarga di Medan yaitu anak menantunya Bobby Afif Nasution yang menikahi anak Jokowi Kahiyang Ayu dan sudah memiliki anak perempuan bernama Sedah Mirah Nasution.

“Hati-hati, pada 2014 kita dapat 55 persen padahal saat itu saya belum memiliki keluarga di Sumatera Utara, sekarang saya telah memiliki keluarga di Sumatera Utara. Saya sekarang sudah punya anak yang namanya Bobby Nsution di Sumatera kalau nanti 2019 tidak nambah, awas!” tambah Jokowi.

Dalam rangkaian resepsi adat batak, Kahiyang Ayu diangkat anak oleh keluarga Siregar sehingga keluarga Jokowi pun menjadi bagian dari keluarga Siregar tersebut.

Artinya menurut Jokowi, bila pada 2014 ia dan Jusuf Kalla mendapatkan suara 55 persen di Sumatera Utara maka pada 2019 Jokowi menargetkan kemenangan yang lebih besar karena sudah menjadi bagian salah satu keluarga di Sumut.

“Awas kalau tidak nambah, karena banyak kabupaten sudah saya hitung ‘Pak ada yang menyanggupi 90 persen’, ‘Pak di atas 80 persen’, ‘Pak di atas 95 persen bisa’. Saya nanti tinggal tanggal 17 April malam saya telepon ke Sumut, ‘Halo dapat berapa?'” tambah Jokowi.(Ant)