Ketum IPPMI: NKRI Harga Mati, Pancasila Abadi

Foto: Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah, Ketua Umum Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI). (istimewa)

Jakarta – Setiap 1 juni diperingati sebagai hari lahirnya pancasila, berbagai elemen bangsa tidak mau ketinggalan untuk memperingati hari bersejarah ini. Mulai dari ucapan hingga upacara hari lahirnya pancasila.

Begitu juga dengan Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI). M. Rafik Perkasa Alamsyah sebagai Ketua Umum IPPMI dirinya mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat indonesia terkhusus pada pemuda minang, menjaga warisan pemikiran Founding Father bangsa Indonesia menuju cita-cita Indonesia adil, makmur, sejahtera dan jaya.

“Pancasila kebanggaan bangsa kita dan pemersatu bangsa, kita sebagai penerus harus menjaga satu kesatuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita para pejuang kita terdahulu dalam bingkai Pancasila sebagai dasar kita bersatu dan bersama menuju Indonesia Jaya” ucap Ketum IPPMI yang biasa di sapa Rafik Ini, jakarta (1/6/19).

Ketua Umum Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Nawacita) sayap poliik Partai Golkar ini, juga menyinggung soal maraknya beredar isu referendum yg viral di berbagai media sosial pasca pilpres 2019.

Referendum dijadikan solusi oleh oknum yang tidak terima akan kekalahan capresnya di ajang demokrasi 5 tahunan ini (pilpres).

“Berkaitan dengan isu referendum di Sumatera, kami Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) menolak referendum tersebut” tegasnya.

Referendum merupakan usaha yang ingin memisahkan Indonesia dari bangsa-bangsa yang telah dijaga selama ini oleh para pejuang Indonesia untuk berdiri sendiri dengan pemerintahan sendiri.

Saat ditanyakan oleh wartawan bagaimana sikap IPPMI jika ada para tokoh yang berkeras ingin referendum? Rafik berpendapat tidak ada lagi referendum jika ingin Indonesia ini maju dan jaya.

“Jangan korbankan bangsa kita demi kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, di hari lahirnya pancasila ini tepat 74 tahun kita sudah dalam bingkai Pancasila. Dalam perbedaan Agama dan suku bangsa mari kita bawa NKRI ini untuk meraih kejayaan demi anak cucu kita. NKRI harga mati, Pancasila Abadi,” tutupnya.

Sejarah Singkat Hari Lahirnya Pancasila
Tepat Pada tanggal 1 Juni 1945, Konsep dan Rumusan awal pancasila pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar Negara Indonesia Merdeka dalam pidato yang disampaikanya di sidang Dokuritsu Junbi Cosakai(Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).
Pada Tahun 2017, Pemerintah meresmikan setiap tanggal 1 Juni menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila. (Red)